Dalam Waktu 2 Bulan, Polres Mukomuko Ungkap 3 Kasus Narkoba

0
376

Mukomukonews.com – Satres Narkoba Polres Mukomuko, Polda Bengkulu, berhasil mengungkap sebanyak 3 kasus Narkoba yang terjadi di wilayah hukum polres Mukomuko, dalam waktu 2 bulan terakhir.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolres Mukomuko, AKBP. Witdiardi, S.IK, MH didampingi oleh Kasat Narkoba, IPTU. Teguh Budiyanto, SE dalam pres release yang digelar di Mapolres Mukomuko, Selasa (1/3/2022) pagi.

AKBP Witdiardi, S.IK, MH  dalam pres release menegaskan, sebanyak 3 laporan polisi terkait kasus tindak pidana kejahatan penyalahgunaan Narkoba yang berhasil diungkap dalam waktu 2 bulan tahun 2022 ini antara lain:

I. LP / A / 36 / I / 2022 /SPKT/ SAT NARKOBA/ POLRES MUKOMUKO /POLDA BKL/  TGL -1-2022, terkait tindak pidana kejahatan Narkoba Golongan I Jenis Sabu-sabu. Melalui laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelakunya berinisial SL (30), pekerjaan, nelayan, alamat Jalan Rustandi Sugianto Gang Al Barokah, 7 RT 1 RW 2 Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Pelaku ditangkap pada saat mengambil paket Sabu-sabu yang dimasukkan dalam minuman segar di jalan lintas Bengkulu – Padang, Desa Batu Ejung, Kecamatan Teramang Jaya, Selasa (18/1/2022) malam sekira 20.00 WIB  dan langsung dibawa ke Polres.

“Modus operandi, pelaku menyimpan barang, menguasai dan akan dikonsumsi sendiri. Pelaku ini terjerat pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat I Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Untuk ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Selain pelaku Satres Narkoba juga menga barang bukti, beeupa 1 Paket sedang yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik bening dan kertas tisu warna putih yang dimasukkan kembali ke dalam botol warna hijau merk Adem Sari chingku,
sebuah korek api, satu unit sepeda motor Honda Revo yang digunakan pelaku dan 1 unit HP merk Samsung Galaxy J1,” terang Kapolres.

I. Dasar : LP / A / 101 / II / 2022 / SPKT/ SAT NARKOBA/ POLRES MUKOMUKO /POLDA BKL / TGL 17- 02- 2022. TINDAK PIDANA KEJAHATAN NARKOTIKA GOLONGAN 1 JENIS SABU-SABU, pelaku diketahui berinisial IW, 37 tahun warga Desa Air Dikit, Kecamatan Air Dikit, berhasil ditangkap pada saat mengambil barang yang diduga sabu-sabu, di wilayah Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko,Kamis ( 17/2/2022) sekira pukul 20.15 WIB malam.  Kapolres menyebutkan,  pelaku mengakui barang haram itu akan dijual kembali.

“Pasal pelanggaran yang dikenakan kepada pelaku yaitu pasal 114 ayat 1 junto Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Selain pelaku, petugas juga turut menganankan barang bukti berupa 1 paket sedang yang diduga Sabu-sabu, 1 lembar lakban warna coklat, 1 bungkus rokok Sampoerna yang didalamnya diisi sabu, 1 unit HP merk Oppo, dan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Jupiter,” jelasnya.

III. Dasar :LP / A / 122 / II / 2022 / SPKT/ SAT NARKOBA/ POLRES MUKOMUKO /POLDA BKL / TGL 26-02-202, TINDAK PIDANA KEJAHATAN NARKOTIKA GOLONGAN 1 JENIS SABU,  Diketahui, pelaku berinisial JP (29), warga Desa Tirta Mulya, Kecamatan Ipuh, ditangkap pada Sabtu (26/2) sekitar pukul 23.45 WIB malam di rumah pelaku Desa Tirta Mulya. Menurut Kapolres, penangkapan dilakukan setelah adanya laporan bahwa akan adanya transaksi Narkoba dan sebelumnya penagkapan juga pertama dilakukan penyelidikan dengan bekerjasama dengan Polsek MMS ternyata setelah diselidiki informasi itu benar dan kepada pelaku kemudian dilakukan penangkapan.

“Modus operandi, pelaku menyimpan barang jenis sabu-sabu yang sebagian dikonsumsi sendiri dan sebagian untuk dijual. Pasal yang kita kenakan yaitu pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Kemudian untuk ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. Selain pelaku, petugas juga mengamankan arang bukti berupa, 2 paket sedang yang diduga sabu-sabu, 1 buah alat hisap, 1 korek api, 1 jarum yang digunakan untuk pemakaian sabu, kemudian uang tunai Rp 100 ribu dengan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 2 lembar, dan 1 unit HP. Menurut pengakuan pelaku nilai jual setiap 1 paket sedang harganya Rp. 1 juta. Kemudian untuk 4 paket kecil nilai jualnya sekitar Rp 500 ribu/ paket. Kemudian ada 2 paket kecil dengan nilai jual sekitar Rp 200 – 250. Pelaku saat ini sudah kita tahan di rumah tahanan Polres.” Tuturnya. ( asp).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here