Mukomukonews.com – 4 wilayah Nagari, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali dilanda bencana banjir sejak Selasa, (11/5/2021).

Diketahui, 4 wilayah Nagari yang dikabarkan dilanda banjir di kecamatan Rohul antara lain adalah, Nagari Binjai Tapan, Kampung Tengah Tapan, Talang Balirik dan Limau Purut.

Camat Rahul Tapan, Kabupaten Pessel, Mar Alamsyah, SSTP, M. A saat dikonfirmasi oleh awak media mukomukonews.com, Selasa, (18/5/2021), membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Mar Alamsyah, banjir kembali melanda Kecamatan Rohul sejak Selasa, 11 Mei 2021 lalu. Kata Alamsyah, banjir terparah di 2 Nagari yakni Nagari kampung Tengah dan Binjai.

“Banjir yang terparah terjadi di Kampung Tengah dan Binjai,” kata Camat Rahul Tapan Mar Alamsyah.

Mar Alamsyah lebih jauh mengemukakan, data masyarakat yang terkena dampak bencana banjir di 4 Nagari Kecamatan Rohul kali ini sebanyak 1.100 KK terdiri dari 4.555 jiwa dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kampung Tengah Tapan 612 KK (2.912 jiwa)
  2. Binjai Tapan 182 KK (600 jiwa)
  3. Talang Balarik Tapan 160 KK (486 jiwa) dan
  4. Limau Purut Tapan 146 KK (557 jiwa).

Berdasarkan data informasi lain yang didapat, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun ribuan unit rumah terendam, tiga diantaranya mengalami rusak berat, 3 hanyut terbawa arus dan 11 buah fasilitas umum rusak, salah satunya adalah jembatan Penghubung kerinci Tapan Amblas.Melalui data informasi yang didapat, 3 unit rumah yang hanyut terbawa arus banjir ini, 2 berada di Nagari Limau Purut dan 1 unit rumah lainnya di Nagari Talang balarik

Sementara 3 unit rumah yang mengalami rusak berat, 2 unit berada di Limau Purut dan satu unit lainnya di Nagari Talang Balirik.

Kembali Mar Alamsyah menyampaikan, sejak Rabu, 12/5/2021 malam, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Pos Painan dan Tapan bersama pihak kecamatan dan masyarakat di 4 Nagari telah melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban banjir yang berada di wilayah 4 Nagari, Kecamatan Rahul Tapan, Pessel dengan menggunakan perahu karet.

“Puluhan orang personil TRC dan dua unit perahu karet dikirim ke lapangan untuk membantu evakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman,” tambah Mar Alamsyah.Disisi lain Nagari Kampung Tengah, Kecamatan Rohul Tapan, Kabupaten Pessel, Safi’i dikonfirmasi mukomukonews.com mengatakan, banjir juga menghantam 2 unit alat berat eksapator saat menutup akses banjir dari sungai ke pemukiman warga.

Lanjut Safi’i , banjir yang terjadi sekarang ini, tidak separah dengan banjir yang terjadi pada tanggal 11 Mei 2021 lalu. Namun kata Safi’i, banjir yang terjadi sekarang ini, surutnya agak lama karena curah hujan deras datang tiap hari.

“Banjir terjadi 2 kali, pertama tanggal 11 Mei 2021 sekitar pukul 18.00 WIB, kemudian banjir ke dua terjadi lagi pada tanggal 16 Mei 2021 sekitar pukul 18.30 WIB, ditambah lagi banjir susulan pada jam 23.15 WIB hari itu juga. Hingga sekarang air masih tergenang di pemukiman masyarakat,” jelas Sapi’i.Safi’i menyampaikan, anggota BPBD telah standbay di lokasi sebelum ramadhan untuk melakukan proses evakuasi korban banjir di sejumlah lokasi.

“Bupati dan Wakil Bupati Pessel pun telah menyerahkan bantuan terhadap korban banjir terhadap masyarakat di sejumlah lokasi. Bantuan pertama diserahkan oleh wakil Bupati pada tanggal 12 Mei 2021. Kemudian bantuan ke dua diserahkan oleh Pak Bupati pada tanggal 18 Mei 2021.” Ungkap Sapi’i.

Safi’i mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pessel yang telah perhatian dan memberi bantuan terhadap warganya yang menjadi korban bencana banjir.

“Saya sebagai Nagari Kampung Tengah mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pak Bupati dan wakil Bupati Pessel atas kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak korban banjir.” Pungkas Safi’i. (asp).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here