Silaturahmi Halal Bihalal Idul Fitri Bamus se Pasbar

0
91
Silaturahmi Halal Bihalal Idul Fitri Bamus se Pasbar yang dilaksanakan pada hari Selasa, (30/04/2024) di Destinasi wisata Pohon Seribu Pantai Sasak kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan tema “Meningkatkan Ketaqwaan Dalam Membangun Silaturahmi & Mempererat Persaudaraan Dengan Kesuksesan Semangat Gotong-royong Mencapai Kebersamaan” adalah merupakan sebuah momentum awal kebangkitan BAMUS (BPD) Kabupaten Pasaman Barat dalam nuansa kemajuan membangun Nagari.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia kegiatan Halal Bi Halal Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus) se-Pasbar pada saat ia menyampaikan laporan kepanitiaan di hadapan ratusan anggota Bamus yang hadir pada acara tersebut.

Kegiatan Silaturahmi Halal Bihalal Idul Fitri Bamus se Pasbar yang baru pertama kali dilaksanakan ini, juga terlihat dihadiri oleh Bupati Pasbar, H. Hamsuardi, Wakil Bupati, H. Risnawanto dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Nagari, Devi Irawan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris DPMN, Syaikhul Putra, juga terlihat Kadis Sosial, Randy Irawan serta Camat Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Pj. Wali Nagari se Nagari Sasak, Babinsa dan Babinkantibmas, pemuda, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Parsial yang didampingi oleh Sekretaris Panitia, Doni, pada kesempatan itu juga
mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Bamus Kecamatan Sasak Ranah Pasisie sebagai tuan rumah.

Dikatakannya, Bamus Kecamatan Sasak Ranah Pasisie yang beranggotakan 20 orang telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyelenggarakan acara tersebut, dengan harapan kesuksesan bersama ini dapat mencapai terciptanya kebersamaan dan kekompakan Bamus se-Pasbar dalam membangun nagarinya.

Ketua Panitia sangat mengapresiasi atas dukungan dan partisipasi Bupati, Wakil Bupati pada kegiatan ini, hal tersebut terbukti dengan kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati dengan melibatkan seluruh perangkat pemerintahan Kabupaten Pasbar seperti, Kadis terkait,camat dan Pj. Wali Nagari se kecamatan Sasak serta instansi terkait lainnya.

“Kami selaku Panitia termasuk seluruh Bamus se Kecamatan Sasak sebagai tuan rumah, mengucapkan selamat datang dan menyampaikan ucapan maaf jika dalam pelayanan penyambutan ini, banyak kekurangan serta kurang maksimalnya pelayanan, untuk itu kami Mohon dimaafkan,” ucap Parsial.

Parsial berharap, dari pengalaman kegiatan yang pertama kali ini, tentu akan banyak bahkan ada beberapa yang perlu dievaluasi sebagai catatan pada kegiatan acara silaturahmi yang berikutnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati saat menyampaikan sambutannya, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Bamus di 90 Nagari yang ada di Kabupaten Pasbar.

Menurut Bupati, semangat anggota Bamus se-Pasaman Barat (Pasbar) ini akan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam mengawal pembangunan di Pasbar.

“Kita optimis, sebab di tangan kita semualah majunya Pasbar dalam mencapai kesejahteraan, sesuai Visi Misi yang ada, dengan telah tercapainya Pemekaran Nagari yang semula hanya 19 Nagari kini menjadi 90 nagari, tentu hal ini akan lebih mudah mencapai pemerataan tujuan pembangunan Pasbar ke depan,” terang Bupati.

Bupati berharap melalui ujung tombak pemerintahan Nagari yang telah memiliki kekuatan berdasarkan adanya UU Nomor 3 tahun 2024 tentang Desa, tentu Bamus akan dapat secara bersama sinergikan dengan pemerintahan di Nagari dalam menghadapi beberapa hal kendala dan permasalahan yang ada di Nagari, hingga sasaran memajukan Pemerintahan Kabupaten Pasbar yang diawali pembangunannya di tingkat Nagari akan mencapai sasaran terbaik yang diharapkan.

Bupati Pasbar, H. Hamsuardi yang didampingi oleh Wakil Bupati, H. Risnawanto dan stakeholder lainnya juga menjelaskan kondisi Pasbar yang luas ini, tentu masih terdapat beberapa pelosok nagari yang mengharapkan perhatian serius dalam percepatan pembangunan di segala bidang.

” kita wajib bersyukur, dengan telah dimekarkan nya 19 nagari menjadi 90 Nagari, tentu ini membawa dampak yang besar, terutama dalam penambahan dana desa, makanya peran Bamus sangat dibutuhkan untuk mengawal pembangunan hingga mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, dan bermartabat,” harap Hamsuardi.

“Membangun Pasbar yang diawali melalui pembangunan nagari tentu ini merupakan pondasi yang kuat bagi Bamus bersama nagari, hingga semangat kebersamaan harus terus di ke depan kan,” Tegas Risnawanto saat melanjutkan sambutan Bupati.

Menurut Risnawanto, Bamus harus mempunyai program kerja dalam pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintahan Nagari yang sifatnya membangun di nagari masing-masing.

Dikatakannya, Momen Halal Bi Halal ini dapat dijadikan suatu harapan dalam sinergitas untuk memperkuat pembangunan Pasbar di segala bidang, yang semua ini tentu harus berawal dari nagari, terutama pembangunan sarana dan prasarana yang mencapai kesejahteraan rakyat.

Selanjutnya, selepas sambutan Bupati dan Wakil Bupati, dilakukan penyematan pin kepada Bupati Hamsuardi dan Wabup Risnawanto sebagai pembinaan oleh Bamus tertua dan Bamus termuda.

Acara halal bihalal Bamus se Pasbar yang berlangsung sukses dan meriah, ditambah lagi dengan selingan hiburan berupa acara penampilan bebas bagi anggota Bamus untuk menyalurkan suara emasnya terlihat semakin menambah keakraban sesama Bamus.

Sementara Kadis Pemberdayaan masyarakat nagari, Devi Irawan melalui Sekretaris DPMN, Syaikhul Putra saat dikonfirmasi media ini menegaskan, dengan telah terealisasi nya pemekaran di Pasbar dari 19 nagari menjadi 90 nagari, hingga kini telah memiliki sebanyak 462 orang Bamus Nagari, tentu akan menjadi salah satu tonggak percepatan pencapaian cita-cira pemekaran untuk kemajuan Nagari, yakni salah satunya akan ada percepatan pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal lagi.

Dikatakannya, pemekaran nagari yang semula 19 nagari menjadi 90 nagari, yang semula hanya memiliki Dana Desa senilai 32 Milyar, tentu dengan penambahan yang ada saat ini yakni, sudah menjadi 94 Milyar akan dapat lebih meningkatkan pembangunan di Nagari.

Harapanya, sejalan dengan pemekaran ini, tentu perangkat nagari yang semula hanya 133 orang kini telah menjadi 488 orang, tentu segi pelayanan diharapkan akan dapat lebih dimaksimalkan sesuai harapan pembangunan yang merata di segala bidang.

Ditambahkannya lagi, dengan telah dimekarkan nya Nagari tentu ini akan diikuti adanya penambahan perangkat Nagari dalam pelayanan wilayah seperti jorong, di mana awalnya ada 218 kejorongan, kini telah ada 307 kejorongan dan kemungkinan akan menyusul penambahan pemekaran kejorongan lagi sesuai aspirasi dan perkembangan permintaan masyarakatnya.

” UU Nomor 3 tahun 2024 tentang Desa telah memberikan kejelasan status dan kepastian hukum kepada Bamus sesuai peran dan fungsinya dalam memajukan Nagari, untuk itu kita berharap ke depan Bamus dan Nagari, sudah harus dapat menjalin hubungan baik, sinergik dalam membangun Nagari untuk kesejahteraan masyarakat nyanya,” ungkap Putra.

Sementara itu, perwakilan Bamus senior H. Ahmad Syahrin yang di dampingi oleh Bamus tertua H. Zulkifli menyampaikan kepada media ini terkait kesinambungan kegiatan ini.

Dikatakannya, berdasarkan dari hasil diskusi bersama yang dilaksanakan oleh perwakilan Bamus di akhir acara, pada umumnya Bamus berharap, kegiatan silaturahmi ini dapat dijadikan sebuah agenda rutin Tahunan yang akan dilaksanakan secara bergilir setiap tahunnya di setiap Kecamatan yang ada di kabupaten Pasbar.

“Kepada Bamus yang ada di Kecamatan yang bersangkutan, bila nanti ditetapkan sebagai tuan rumah, maka secara otomatis seluruh Bamus yang ada di Kecamatan tersebut akan menjadi Panitia pelaksana,” Terang Ahmad Syahrin yang didampingi Zulkifli.

Salah seorang Bamus yang hadir pada acara tersebut menyampaikan harapannya semoga kegiatan silaturahmi ini dapat menjadi ajang diskusi yang berkelanjutan.

“suasana hari ini adalah inspirasi yang terpendam dari kita bersama Bamus Pasbar selama ini, semoga ke depan kita lebih kompak, lebih cair lagi, sehingga Bamus lebih bermartabat, terutama dapat saling berkordinasi, terkait tugas dan fungsi kita sebagai lembaga Badan Permusyawaratan Nagari atau lebih dikenal secara nasionalnya BPD, sehingga kita Bamus dapat maju bersama dalam membangun nagari,” harap Zulfahri salah seorang anggota Bamus yang hadir mengakhiri.

(Zoelnasti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here